Pertemuan YBP Kuta, YSP Ajak Semua Layanan Manfaatkan Teknologi dan Perkuat MOU
Admin aidsbali | 16 Desember 2021 | Dibaca 108 kali

AIDSBALI.ORG. “Sudah saatnya kita menggunakan teknologi dalam menjangkau klien, apalagi dalam situasi Covid-19 saat ini. Dan teknologi ini justru sebenarnya bisa membantu mempercepat temuan kasus baru HIV-AIDS di lapangan. Selain itu, juga diperkuat dengan Memorandum Of Understanding (MOU) antara Yayasan Bali Peduli (YBP) dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, dimana dalam MOU tersebut, tugas pendamping dan layanan sudah sangat jelas menemukan, mengobati, serta mengejar mereka yang loss follow ARV, “Kata Putu Utami Dewi, SE MM dari Yayasan Spirit Paramacita (YSP), ketika memberikan masukan pada pertemuan Case Conference YBP di Hotel Adhi Jaya Jln Kartika Plasa Kuta Badung, Selasa, 14 Desember 2021 lalu.


Sebagaimana dilaporkan Koordinator SSR (Sub-Sub Resipient) YBP, Ns. Gusti Ngurah Agus Arimbawa S.Kep penjangkauan di Kabupaten Badung dilakukan dengan 2 cara, yaitu melalui tatap muka dan online. “Media online yang Kita gunakan adalah facebook, massanger, Michat, Whatsapp, Instagram (IG), Twitter, Corm, Growl, Gendr, Tindr, Gay Chat. Dengan penggunaan media online ini, kecil kemungkinan ada yang hilang dari pantauan. Kecuali mereka memang kurang suka. Hanya saja kelemahannya adalah satu klien bisa saja memiliki 4 sampai 5 kontak di media online. Sehingga kita harus memastikan dulu dan mendekati secara pelan-pelan,”katanya.


Dari aktivitas yang dilakukan YBP di Kabupaten Badung ungkap Gusti Ngurah Arimbawa, sampai Desember 2021, YBP melaporkan bahwa target penjangkauan di Kabupaten Badung adalah 2750 dan capaiannya adalah 2600 untuk LSL, Sedangkan untuk Transgender, ditargetkan 255, tapi capaiannya hanya 93. Untuk (People Who Inject Drugs) PWID atau penasun, ditargetkan 200, akan tetapi hanya tercapai 125. Di sisi lain, untuk rujukan tes bagi LSL ditargetkan 1347, akan tetapi hanya tercapai 187 saja. Untuk Transgender ditarget 129, akan tetapi baru tercapai 25. Untuk PWID atau Penasun ditargetkan 98, akan tetapi baru tercapai 5 saja.

Dengan Penjangkauan 2 cara tersebut, YBP juga bisa menemukan pasien yang dirujuk merata ke semua Puskesmas yang ada di Kabupaten Badung, seperti misalnya di Puskesmas Kuta Selatan sebanyak 4 orang, Puskesmas Mengwi 2 sebanyak 5 orang, Puskesmas Mengwi 3 sebanyak 3 orang, Puskesmas 2 Petang sebanyak 3 orang, Puskesmas 1 Abiansemal sebnyak 1 orang serta beberapa Puskesmas lainnya di Badung.***TIM


Share :