Harapkan Stigma dan Diskriminasi ODHIV Turun, BCP Gelar Acara BCAC
Admin aidsbali | 24 Desember 2021 | Dibaca 94 kali

AIDSBALI.ORG. “Kita semua berharap, Stigma dan Diskriminasi di Kalangan remaja serta semua Orang Dengan HIV (ODHIV) turun. Tentunya harapan itu akan sia-sia apabila tidak direalisasikan secara nyata. Kita di Bali Children Project (BCP) merealisasikan hal itu dengan melaksanakan kegiatan Bali Children’s Awards dan Conference (BCAC) atau dengan sebutan Anugerah Anak Bali dan Temu Belajar 2021, “tegas Manager Program Sex Education Yayasan Bali Children Project Opy Sulaeman Rabu, 22 Desember 2021 di Taman Dedari The Royal Pitamaha Ubud.


Lebih lanjut, Opy Sulaeman menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan secara paralel dengan kunjungan lapangan ke instansi dan komunitas yang berkaitan dengan HIV-AIDS dan Narkoba antara lain : BNN Provinsi Bali, BNN Kota Denpasar, Kisara PKBI Bali, PKP Community Center, Yayasan Bumi Sehat serta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Bali. Puncak acara diisi dengan pembacaan nominasi serta pemberian penghargaan.

Selain bertujuan mencegah Stigma dan Diskriminasi, kegiatan ini juga dilatarbelakangi oleh meningkatnya Angka kasus HIV dan Narkoba, juga Kehamilan yang tidak diinginkan di kalangan usia produktif 15 – 59 tahun. Dan Jika tidak diantisipasi lebih awal dengan membekali para remaja edukasi yang benar, maka dapat mengakibatkan semakin bertambahnya remaja yang terjerat narkoba, perkelahian. mengalami kehamilan yang tidak diinginkan serta adanya kemungkinan remaja terinfeksi HIV.

Selain itu Imbuh Opy Sulaeman, Kegiatan ini juga merupakan ajang apresiasi dan pembekalan ilmu pengetahuan dan keterampilan bagi KSPAN SMP dan SMA/K di Bali. Dengan harapan KSPAN sekolah semakin aktif dan terlibat dalam aksi nyata penanggulangan HIV dan AIDS – Narkoba, Siswa dan Pembina dapat membagikan ilmu yang di dapat dari konferensi, menambah pertemanan dan peningkatan kerjasama antar KSPAN, Extra KSPAN (kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba makin diminati, angka kasus HIV di kalangan remaja menurun, tidak ada stigma dan disksriminasi di lingkungan sekolah terhadap orang HIV dan Pecandu, serta nol kasus kecanduan dan HIV serta Kehamilan dini pada remaja.

Opy Sulaeman juga menambahkan, mengapa waktu pelaksanaan dipilih Desember ? Karena bertepatan dengan bulan peringatan Hari AIDS se-Dunia dan tanggal pelaksanaan dipilih 22 yang bertepatan dengan Hari Ibu. Ada banyak makna dari pemilihan bulan dan tanggal tersebut, baik yang terkait dengan Perempuan dan HIV,”katanya.

Peserta kegiatan ini ungkap Opy Sulaeman berasal dari 150 Siswa siswi perwakilan anggota Extra KSPAN sekolah tingkat SMP dan SMA/K dan Pembina KSPAN seluruh Bali. “Kami juga mengirimkan undangan kehormatan yang dimohonkan untuk membacakan nominasi penghargaan antara lain dari KPA Provinsi Bali, BNNP Bali, UNAIDS Indonesia, UNICEF Indonesia, Dr. Tjok Gde Raka Sukawati MM, KPA Kab Gianyar, Ka BNN Kab Gianyar, BNN Kota Denpasar, Dinas Pendidikan Provinsi Bali dan Dinas Pendidikan Kab Gianyar,”katanya.

Sementara itu, Kepala Sekretariat KPA Provinsi Bali, A.A. Ngr. Patria Nugraha, S.Sos.,M.AP memberikan apresiasi atas undangan kehormatan yang diberikan BCP. “Saya sangat senang dengan aktivitas BCP, meskipun Kita sedang berada di Era Pandemi Covid-19, namun semangat untuk membangkitkan generasi muda agar terhindar dari HIV-AIDS patut diapresiasi. Oleh sebab itulah Saya berkenan hadir pada acara ini,”katanya.***


Reporter  : Ayu Mela

Editor       : Yuniambara

Share :