Dukung Penanganan Covid-19, KPA Bali Siap Rasionalisasi Anggaran APBD Tahun 2021
Admin aidsbali | 26 Agustus 2021 | Dibaca 205 kali

“Sesuai dengan Surat Edaran Sekretaris Daerah Provinsi Bali Nomor : 3578 Tahun 2021 tentang Pengendalian pelaksanaan Belanja Daerah Pada APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2021, maka akan ada beberapa program kerja yang akan dirasionalisasi serta dialihkan untuk Penanganan Covid-19. Oleh sebab itulah Kami minta semua Pengelola Program KPA untuk memberikan masukan akan hal ini,”kata Kepala Sekretariat KPA Provinsi Bali AA Ngurah Patria Nugraha, S.Sos, M.AP saat memimpin rapat Koordinasi, Rabu 25 Agustus 2021 di sekretariat KPA Provinsi Bali.


Menyimak informasi tersebut, Pengelola Program Monitor dan Evaluasi KPA Provinsi Bali Dian Febriana, SKM mengungkapkan, KPA Provinsi Bali saat ini harus kreatif dalam kegiatan.


“Meskipun tanpa anggaran, kita tetap berupaya memberikan yang terbaik. Sehingga Program Koordinasi Penanggulangan AIDS di Bali tetap berjalan sebagaimana mestinya,”katanya.


Sementara itu, Pengelola Program PMTS, Drs Yahya Anshori, M.Si menyampaikan beberapa gagasan untuk memaksimalkan program Penanggulangan AIDS yang akan dilaksanakan dengan konsep ngayah itu.


“Kita harus membuat sebuah terobosan baru, sehingga kegiatan Penanggulangan AIDS tetap berjalan sampai akhir Desember 2021. Dan untuk 2022, juga akan terus kita upayakan sesuai dengan situasi kondisi saat itu,”katanya.


Sementara itu, Pengelola Program Kemediaan, Yuniambara, SIP menanggapi, bahwa sesuai dengan situasi kondisi saat ini, maka kegiatan Kemediaan akan difokuskan pada Kerjasama dengan media serta Lembaga yang tetap peduli serta mau ngayah dalam membantu Pemerintah Provinsi Bali menanggulangi AIDS. “Saya akan mencoba untuk mendekati semua media yang mau diajak ngayah serta membantu Pemerintah dalam memberikan edukasi positif pada Penanggulangan AIDS secara rutin,”katanya.


Mendengar hal tersebut, Kepala Sekretariat pun memberikan arahan, agar semua program Penanggulangan AIDS yang sifatnya koordinasi tetap bisa berjalan, meskipun tanpa anggaran. “Jadi bisa saya simpulkan, semua Pengelola Program dan Staf KPA Provinsi Bali siap mendukung realisasi  rencana rasionalisasi Anggaran tersebut,”katanya.***Tim

Share :