4 Stadium Klinis HIV Pada Tubuh
Admin aidsbali | 30 September 2021 | Dibaca 121 kali

Dalam situs https://bahagia.kemsos.go.id/informasi-dan-pengetahuan-dasar-mengenai-hiv-aids disebutkan, tanda awal dari masuknya HIV adalah dengan melemahnya sistem kekebalan tubuh kita. Akan tetapi tidak otomatis menunjukkan bahwa seseorang terinfeksi HIV.


Yang perlu mendapat perhatian seius adalah ketika penyakit seseorang sering kambuh dan sulit diobati disertai dengan perilaku mereka yang beresiko (Sering bergonta-ganti pasangan/ pacar) serta yang lainnya.

Stadium klinis HIV menurut WHO dibagi dalam 4 (empat) stadium, yaitu : Stadium I belum timbul gejala dan adanya pembesaran kelenjar limfa, Stadium II, dimana  Berat badan (BB) menurun infeksi saluran nafas herpes zooster ulkus mulut, ruam kulit, infeksi jamur kuku. Kemudian pada Stadium III, Berat badan (BB) menurun diare kronis lebih dari sebulan, demam menetap, TB paru, kandidiasis dan anemia. Selanjutnya Stadium IV, Wasting syndrome, Toksoplasmosis otak, kandidiasis esofagus, herpes simplek, sarkoma kaposi, TB extraparu, meningitis kriptokokus, encefalopati HIV, dll.***Tim


Share :